Kamis, 29 Juni 2023

Kasus Inses Oleh Ayah Kandung Di Purwokerto

 Nadyah Kurniasari

11220541000064

2B Kesejahteraan Sosial

Penugasan Ke-16 Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Dosen Pengampu : Drs. Studi Rizal LK, M. Ag.

Tanggapan Terhadap Persoalan "Kasus Inses Oleh Ayah Kandung Di Purwokerto"



Polisi menemukan 4 kerangka bayi yang dikubur hidup-hidup hasil inses ayah dengan anak kandungnya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Pelaku berumur 57 tahun yang merupakan ayah kandung dari korban.

Korban berinisial E diperkosa oleh ayah kandungnya, Rudi sejak usia 13 tahun. Rudi juga mengancam akan membunuh E dan istrinya apabila melaporkan perbuatan bejatnya ke kepolisian.

Keterangan dari korban bahwa ada 7 bayi yang dikubur hidup-hidup, berikut datanya :

1. Tahun 2013 korban E hamil dan melahirkan bayi laki-laki kemudian dikubur hidup-hidup sesaat setelah dilahirkan.

2. Tahun 2015 E melahirkan bayi laki-laki dan dikubur hidup-hidup.

3. Tahun 2016 E melahirkan bayi perempuan dengan usia kandungan umur 8 bulan, kemudian dikubur hidup-hidup.

4. Tahun 2018 E melahirkan bayi laki-laki dengan usia kandungan umur 9 bulan, dikubur hidup-hidup.

5. Tahun 2019 E melahirkan bayi laki-laki dengan usia kandungan umur 9 bulan, dikubur hidup-hidup.

6. Tahun 2020 E melahirkan bayi perempuan dengan usia kandungan umur 7 bulan, dan langsung dikubur hidup-hidup.

7. Tahun 2021 E kembali melahirkan bayi laki-laki dan dikubur hidup-hidup.

Polisi baru menemukan 4 kerangka bayi di lahan kosong yang terletak di Kelurahan Tanjung Kecamatan. Lahan itu milik seorang warga bernama Tomo (45) yang hendak diratakan. Hingga kini Polisi masih mencari 3 kerangka bayi lainnya.

Tanggapan saya
berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan di atas, menurut saya pelaku harus di hukum dengan seberat-beratnya hingga menghasilkan efek jera. Selain itu, Polisi beserta Komnas HAM dan Komnas Perempuan harus memberikan perlindungan, rehabilitasi, dan memperhatikan kondisi psikologi korban yang memiliki traumatis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar