Selasa, 07 Maret 2023

TANGGAPAN TERHADAP PERSOALAN KESEJATERAAN SOSIAL ATAU PROBLEMA MASYARAKAT DI BERITA ONLINE

(Tanggapan Terhadap Berita "Ibu Hamil Meninggal karena Ditolak oleh RSUD Ciereng Subang Pada Laman Detiknews)



Disusun oleh :
Nadyah Kurniasari
11220541000064
Kesejahteraan Sosial 2B

Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Dosen Pengampu : Drs. Studi Rizal LK., M.Ag.

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Baca juga;

https://news.detik.com/berita/d-6605763/ibu-hamil-ditolak-di-rsud-ciereng-subang-kronologi-hingga-penjelasan-rs

    Berdasarkan berita yang di lansir pada laman detiknews mengenai kronologi meninggalnya ibu hamil yang ditolak oleh RSUD Ciereng Subang.

    Mengenai hal ini persoalan kemasyarakatan dan kewargaan yang diberitakan pada berita online dapat memberikan informasi bahwa  pada hari Kamis, 16 Maret 2023 Kurnaesih yang berumur 39 tahun asal Kampung Citombe, Kabupaten Subang mengalami kontraksi kemudian dibawa ke puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Subang karena tidak ada perubahan. Sesampainya di RSUD, Kurnaesih langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Daraurat (IGD) lalu dibawa ke ruang pelayanan neontal emergency komprehensif (PONEK) untuk mendapatkan tindakan. Di PONEK tersebut Kunaesih ditolak dan tidak mendapatkan tindakan apapun. Pada akhirnya Kurnaesih dibawa ke rumah sakit di Bandung. Namun sayangnya, saat menuju rumah sakit di Bandung Kurnaesih sudah meninggal dalam perjalanan.

    Dengan adanya peristiwa tersebut pihak RSUD Subang memberikan klarifikasi bahwa pihak rumah sakit tidak menolak. Saat pasien dalam perjalanan pihak rumah sakit sudah mengabarkan agar pasien dibawa ke rumah sakit lain karena ruang ICU penuh. Namun ternyata saat dikabari pasien sudah dekat dengan lokasi rumah sakit. Pihak rumah sakit juga menyampaikan permohonan maaf dan turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Kurnaesih.

    Tanggapan saya terkait dengan berita yang dijelaskan diatas bahwasannya saat ini masih banyak rumah sakit yang kekurangan fasilitas. Sehingga, hal-hal fatal yang dapat merenggut nyawa pasien bisa saja terus terjadi. Saran saya perlu diperhatikan bagi Pemerintah untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai evaluasi kemudian melakukan peningkatan fasilitas untuk mencegah terulang kembalinya peristiwa serupa dan terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar