(Tanggapan Terhadap Persoalan "Seorang Siswa di Bogor dibacok Saat Hendak Menyebrangi Jalan oleh Orang yang Tidak dikenal")
Disusun Oleh :
Nadyah Kurniasari
11220541000064
Kesejahteraan Sosial 2B
Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Dosen Pengampu : Drs. Studi Rizal LK., M.Ag.
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Persoalan kemasyarakatan dan kewargaan yang diberitakan oleh berbagai berita online dapat memberikan informasi bahwa pada Jumat (10/3) seorang siswa yang bernama Arya Saputra tewas dibacok oleh orang yang tidak dikenal saat hendak menyebrangi jalan bersama 4 orang temannya yang bertepatan tidak jauh dari simpang Promad, Kota Bogor. Arya mengalami sabetan pedang pada bagian pipi tepatnya dibawah telinga. Sebelum dilarikan ke RS menggunakan ambulans Arya sempat dibimbing membaca kalimat syahadat oleh ibu pedagang kemudian menghembuskan nafas terakhirnya
Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat langsung mendatangi rumah orang tua korban dan mewujudkan cita-cita korban untuk merenovasi rumah orang tua angkatnya tersebut. Pemkab akan merenovasi rumah tersebut melalui program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (PTLH). Beliau juga menekankan pada setiap pihak sekolah untuk aktif melakukan pencegahan terjadinya kenakalah remaja.
Tanggapan saya terkait dengan berita yang dijelaskan bahwasannya yang dilakukan Pemkab sudah benar yaitu menekankan dan menegaskan kepada setiap Kepala Sekolah, Camat, dan Satgas untuk semakin aktif melakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja, seperti peristiwa yang dialami almarhum Arya. Saya juga berharap bahwa peristiwa ini dapat menjadi perhatian pemerintah dan lembaga sekolah di seluruh Indonesia agar penekanan ini tidak hanya berlaku di Bogor saja dan tidak ada lagi korban-korban berikutnya untuk menciptakan kesejahteraan antar manusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar